A.A.B Maliogha, Jendral Asal Siau Yang Dua Kali Dipercaya Presiden Menjadi Perwira Upacara

Jakarta fokussulut.com – Brigjen A.A. Maliogha tercatat dua kali mendapat kepercayaan untuk menggelar upacara berskala nasional. Pertama kali, Prajurit yang berasal dari Pulau Siau itu dipercayakan menatalaksanakan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke 72 di Istana Negara, pada 17 Agustus 2017. Gelar upacara paling unik dan spektakuler itu, menampilkan keragaman budaya Indonesia.

Selaku putera Siau, Maliogha mengikutsertakan bendera kerajaan Siau, Seka Saka dalam kirab bendera kerajaan nusantara. Ia juga mengundang beberapa tokoh dan budayawan dari Siau untuk menghadiri upacara bergengsi itu. Setelah sukses menunaikan tanggungjawabnya dalam HUT RI ke 72, Sang Jendral kembali dipercayakan untuk menjadi perwira upacara pada Hari Kesaktian Pancasila yang digelar 1 Oktober 2017 lalu.

Putera Batuwulrang Siau kelahiran Bitung, 29 Maret 1962 itu, kini aktif menjabat sebagai KASGARTAP I/Jakarta. Ia menikah dengan Ida Mulyaningsih dan memperanakan sepasang anak bernama Ribka Maliogha dan Aldo Maliogha.

zonautara.com

BRIGJEN A. A. MALIOGHA SAAT MENJADI PERWIRA UPACARA PADA HARI PERINGATAN KESAKTIAN PANCASILA, 1 OKTOBER 2017 DI JAKARTA. (FOTO: ISTIMEWA)

Latar pendidikannya ditempuh sejak SD hingga SMP di Gorontalo karena mengikuti orangtuanya dan menamatkan STM di Manado. Pendidikan dan ketrampilan militernya dimulai sejak menempuh pendidikan di AKMIL Magelang kemudian SESKOAD di Bandung. Ia juga mengikuti SUSDANYONNIF di Bandung, lalu mengikuti DIKLAT AUDITOR di PUSDIK BPKP di Ciawi dan terakhir menempuh pendidikan LEMHANAS di Jakarta.

Karier militernya dimulai dengan menjabat sebagai Komandan Peleton KOSTRAD di Solo, lalu menjadi Wakil Komandan YONIF 131 di Aceh. Pernah menjadi KASDIM 0316 DI Batam Riau dan menjadi GUMIL di PUSSENIF di Bandung.

Di Manado, ia pernah menjadi Komandan YONIF 712 lalu menjadi KASIOPS REM 031 di Pekan Baru Riau kemudian menjadi DANDIM 0303 DI Dumai Riau. Sesudah itu beliau dipercayakan pimpinan TNI menjadi WAASOPS KASDAM I/BB di Medan, lalu ditugaskan kembali ke Jakarta menjadi PABANDYA-2 SIAGA MABES-AD.

Tidak hanya itu saja, dirinya kemudian ditugaskan lagi ke Bandung untuk menempati jabatan sebagai ASOPS KASDAM III lalu menjadi dosen di MADYA SESKOAD di Bandung. Lagi-lagi ia dipromosikan menjabat DANMENTAR AKMIL di Magelang. Lantas kembali ditugaskan di Manado menjabat sebagai DANREM 131 SANTIAGO.

Kemudian ditugaskan lagi ke Makasar menjadi IRDAM VII WIRABUANA, kemudian ditarik ke Jakarta menjabat sebagai IROPS ITJENAD. Ditugaskan lagi ke Bandung sebagai SEK PUSSENIF dan SECAPA TNI AD di Bandung sebelum akhirnya ia ditugaskan sebagai KASGARTAP 1 di Jakarta.

 

Facebook Comments