Bersiaplah, Peterjun Mancanegara Bakal Hiasi Langit Manado

MANADO, fokussulut.com – Kejuaraan dunia terjun payung, Manado International Parachuting Championship 2017, Senin pekan depan siap di gelar.

Dari pantauan fokussulut, Sabtu (14/10/2017), Komandan Pangkalan Udara Samratulangi (Danlanudsri) Kolonel (Pnb) Arifaini Nur Dwiyanto, memantau langsung jalannya persiapan event berskala internasional itu.

“Saat ini persiapannya sudah 90 persen, dimana para atlit peterjun sudah berdatangan di Manado,” ungkap Arifiandi.

Diapun menjelaskan, “untuk kejuaraan ini ada sebanyak 87 peserta dari lima negara yang ikut berlomba, yakni Australia, Bahrain, Korea, Malaysia dan tuan rumah Indonesia,” Jelas Arifaini.

Jumlah peserta masih berpeluang untuk bertambah karena pendaftaran belum final. Registrasi terakhir pada Minggu (15/10/2017) besok.

“Hari ini seluruh peserta yang sudah datang, termasuk tim juri dan semua yang terlibat, sudah melaksanakan tehnical meeting. Hari Minggu akan melaksanakan ujicoba,” jelas Arifaini.

Untuk penjurian nanti, panitia kejuaraan juga mendatangkan wasit bersertifikat internasional. Danlanudsri berharap kejuaraan ini bisa bermanfaat bagi peterjun Indonesia, terutama dari Sulut.

“Nilai yang akan mereka dapatkan ini berdasarkan penilaian standar internasional, dan hal ini tentu kesempatan yang baik bagi atlit kita,” tambah Arifaini.

Ada lima kategori yang diperlombakan, masing – masing Senior Putra Putri Beregu, Ketepatan Mendarat Beregu Putra dan Putri, Ketepatan Mendarat Perorangan Putra Dan Putri, dan Ketepatan Mendarat Putra dan Putri.

Untuk acara pembukaan pada Senin depan direncanakan akan dibuka langsung oleh Gubernur Sulut, Olly Dondokambey, dan akan dihadiri unsur Forkopimda, Sekjen PB Fasi pusat, Ketua Federasi Olahraga Dirgantara Indonesi, bersama sejumlah tamu lainnya.

Dua pesawat akan terlibat yakni CN 235 yang bisa mengangkut 34 peterjun, dan CN 295 yang bisa mengangkut 44 peterjun.

Kejuaraan yang didukung penuh oleh Pemprov Sulut ini juga merupakan rangkaian dari HUT TNI ke 72, dan sekaligus mempromosikan Sulut lewat kejuaraan-kejuaraan berskala internasional.

“Jangan salah, Sulut itu termasuk provinsi yang minat olahraga dirgantaranya tertinggi di Indonesia,” puji Arifaini.

Facebook Comments