Masyarakat Pertanyakan Pembangunan Jembatan 2,4 Miliar Di Minsel

Amurang, fokussulut.com – Masyarakat yang ada di Kecamatan Tatapaan mempertanyakan pembangunan jembatan antara Desa Bajo dan Desa Paslaten dengan anggaran lebih dari Rp 2,4 miliar yang dikerjakan CV Touliang Jaya. Yubel Pandey, warga Desa Paslaten, kepada wartawan fokussulut menyatakan keheranannya terhadap pembangunan jembatan yang menelan anggaran besar namun debit air yang melewati jembatan itu sangat kecil.

Kita heran dorang bekeng jembatan yang depe anggaran besar mar depe aer yang lewat di situ sadiki (Saya heran mereka bangun jembatan yang anggarannya besar tapi air yang lewat di situ sedikit, red),” kata Yubel.

Jusak Kasenda, Sekretaris Desa Rap-rap turut menyatakan kebingungannya mengenai pembiayaan proyek yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Utara tersebut. Menurutnya, jembatan yang sepantasnya diprioritaskan pembangunannya oleh Dinas Pekerjaan Umum Sulut akibat rusak parah malah justru tidak diperhatikan.

“Malah jembatan yang airnya sedikit, dibangun dengan anggaran yang sangat besar,” ujar Jusak.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pekerjaan yang dimulai pada 18 Maret 2017 itu sudah ditinggalkan para pekerja.

Ketua Gerakan Indonesia Anti Korupsi (GIAK) Sulut Jerry Massie di sela-sela acara Launching Tren Pengadaan Barang dan Jasa Sulut di Hotel Prince Manado yang digelar Indonesia Corruption Watch (ICW) bekerja sama dengan Yayasan Suara Nurani Minaesa (YSNM), Kamis (14/9/2017), menyatakan bahwa bila diamati sekilas, proyek tersebut berpotensi pelanggaran.

“Pada papan proyek tertulis Jembatan Tanawangko-Kumu-Popontolen. Apakah seharusnya ada tiga jembatan atau seperti apa, butuh penelusuran lebih lanjut. Namun dari lokasinya, berada antara Desa Bajo dan Desa Paslaten. Itu jelas hanya satu jembatan,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Sigit Wijaya dari Divisi Kampanye Publik ICW turut menyatakan bahwa perlu adanya investigasi yang lebih mendalam soal pelaksanaan proyek tersebut.

Facebook Comments