Penyelesaian Dugaan Tipikor ADD Dandes Minahasa Dipertanyakan

MINAHASA, fokussulut.com – Proses penyelesaian dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) alokasi dana desa (ADD) dan dana desa (Dandes) di Kabupaten Minahasa dipertanyakan.

Pasalnya, beberapa waktu lalu Kepolisian Resor (Polres) Minahasa terlihat gencar dalam mengusut hal itu. Namun sekarang terkesan diam dan tertutup untuk hal tersebut.

“Sudah sejauh mana proses yang dilakukan oleh Polres dalam mengusut dugaan tipikor itu,” tegas aktivis mahasiswa dan Pemuda Minahasa Mikson Wakulu.

Karena sebelumnya, kata dia, polisi menyatakan pendalaman dugaan tipikornya sudah makin mendalam. Namun kini sudah mulai tak ada kejelasan lagi.

Wakulu berharap polisi kini terbuka, sejauh mana capaiannya dalam pengusutan. Sehingga hal ini tidak menjadi polemik di tengah masyakat.

Kapolres Minahasa AKBP Christ Pusung melalui Kasat Reskrim AKP Edy Kusniadi ketika dikonfirmasi mengatakan jika pihaknya masih mendalami akan hal tersebut.

“Kami masih mendalaminya melalui pengumpulan bahan dan keterangan,” jelas Kusniadi.

Untuk diketahui, sebelumnya Polres menyatakan pihaknya menemui sejumlah kejanggalan pengelolaan ADD Dandes 2015 di Minahasa.

Kejanggalan yang ditemui seperti pembuatan laporan, disinyalir ada biaya yang harus disetor ke instansi terkait. Dugaan penyetoran uang ketika pencairan dana dilakukan, pemberian tunjangan hukum tua dan aparat desa. Serta sejumlah kejanggalan lain yang dinilai polisi berpotensi pada dugaan Tipikor.

 

Facebook Comments